Berita Sumsel

Cegah Radikalisme Dibutuhkan Peran Rektor Dan Mahasiswa

on

Palembang,Sumseltoday.com—Untuk mencegah paham radikalisme sangat dibutuhkan peran antar mahasiswa dan rektor, karena persepsi  selama ini antara mahasiswa dan rektor sendiri belum pernah bertatap muka.Hal ini diungkapkan oleh inisiator Pemuda NKRI Sumsel Akhmad Marzuki, saat Dialog dan deklarasi perguruan tinggi dalam menolak radikalisme dan terorisme di Aula kampus Universitas PGRI Palembang, Senin (30/7).

“Kita ingin menjadi patner antara mahasiswa dan rektor, ini untuk mencegah masuknya paham radikalisme,”ujar Akhmad.

Dijelaskan Akhmad, Bahwa kegiatan dialog ini sengaja menyasar kepada beberapa kampus yang ada di Sumatera Selatan bersama para mahasiswa kampus, guna mengantisipaai kejadian beberapa waktu lalu yang pernah terjadi di kampus yang ada di Indonesia.

“Kita tahu, beberapa waktu lalu ada kampus di Indonesia yang terkontaminasi Radikalisme dan Terorisme,” jelas Akhmad

Dirinya berharap, kampus-kampus yang ada di Sumatera Selatan dapat bebas dari Radikalisme dan Terorisme.

“Disini Pemuda NKRI merupakan kumpulan Pemuda-pemuda lintas suku agama dan etnis di Sumatera Selatan, yang terdiri dari beberapa organisasi dari kemahasiswaan dengan mengadakan kegiatan ini yang tidak lain untuk menjaga kondisi kondusifitas di Sumatera Selatan,” tambahnya.

Dijelaskannya, Sampai saat ini di Sumatera Selatan (Sumsel) potensi terorisme paham radikalisme ada 56 persen, ini yang kita takutkan karena sudah masuk zona merah

Sementara Ketua Lembaga Layanan Dikti Wilayah II Selamet Widodo mengungkapkan, Untuk menekan masuknya paham radikalisme setiap perguruan tinggi harus melakukan pelatihan kepemimpinan seperti Workshop dan seminar.

“Setiap perguruan tinggi harus melakukan kegiatan tersebut, untuk penyiapan masa depannya generasi muda  harus betul-betul memahami arti dan makna pancasila,”ungkapnya.(**)

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *