Berita Sumsel

Bandar Narkoba Berhasil Ditangkap

on

PALEMBANG, Sumseltoday.com – Dalam Kurun satu minggu, Dit Resnarkoba Polda Sumsel Berhasil mengungkap dan mengamankan Bandar Narkoba beserta barang bukti sabu seberat 7,6 kg dan Pil Extacy sebanyak 500 Butir. diantaranya keempat pelaku yakni Eni Kursini (41), Firmansyah (31), Edy Bambang (31) dan Maduk (31).

Kapolda sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, pihaknya berhasil melakukan penangkapan terhadap dua pelaku bandar narkoba ini, karena pelaku telah di intai oleh petugas. Namun, pada saat pelaku Firman dan Maduk awalnya akan menyerahkan narkoba kepada pelaku Edi. Lalu, setelah diketahui petugas bahwa Narkoba tersebut merupakan milik pelaku Eni yang tak lain Ibu mertua Firman, ” ujar Zulkarnain saat press release di Mapolda Sumsel, Senin (03/12/2018). Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang

Dikatakan Zulkarnain, kemudian pada saat Anggota Reserse Narkoba Polda Sumsel sedang melakukan pengejaran terhadap dua pelaku Firman dan Maduk, dan kedua berhasil terjaring oleh petugas,” awalnya petugas berhasil amankan barang bukti Narkoba jenis Extaci sebanyak 500 Butir dan Narkoba jenis sabu – sabu seberat 2 Kg. pada kamis (29/11/2018) kemarin, tepatnya di seputaran SPBU dekat perumahan Citra Grandcity Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang ,” terang Kapolda.

Lanjut Zulkarnain, Kemudian, setelah dilakukan pengembangkan pelaku Eni yang diketahui mertua pelaku Firman di tangkap pada (01/12/2018) sabtu, tepatnya di pinggir jalan lintas Modong, kabupaten Muara Enim. dengan barang bukti Narkoba jenis sabu – sabu seberat 5,6 kg,” jelasnya.

Zulkarnain menambahkan, Bahwa barang bukti Narkoba jenis sabu tersebut yang berhasil di amankan petugas yang berasal dari Negara Myanmar melalui jalur laut menuju Pekan Baru Riau. Lalu, Narkoba tersebut merupakan hasil permainan bandar di dalam lapas Pekan Baru dengan napi lapas Serong yang tak lain suami dari pelaku Eni Rusmini ,” tutur Kapolda Sumsel

“Jadi suami pelaku Eni ini juga di tangkap dalam kasus yang sama dan merupakan jaringan Narkoba International, walaupun di penjara sampe sekarang masih bisa menjadi bandar narkoba dengan cara mengendalikan istrinya dan berkomunikasi menggunakan handphone,” jelas Mantan Kapolda Riau ini.

Lebih jauh Zulkarnain menambahkan, Namun, Satu pelaku atas nama Firman merupakan mantan anggota Polda Sumsel dengan pangkat Briptu yang di berentikan secara tidak hormat, akibat kasus pengerusakan barang dengan pihak BNNP Sumsel pada tahun 2016 lalu,” tegasnya.

Atas perbuatanya Ke empat Pelaku tersebut disangkakan dengan Pasal 114 ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (2) Subsider Pasal 112 Ayat (2) Jo. UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara 20 tahun, dan pelaku juga dikenakan Pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU),” Jadi semua harta pelaku yang tidak bisa di pertanggung jawabkan hasil dari bisnis narkoba akan kita sita semua,” pungkasnya. (Reza).

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *