Kriminal

Terjadi Baku Tembak, Satu Orang Tewas

on

Baturaja, Sumseltoday.com – Satreskrim Polres OKU, Polda Sumsel. Berhasil melumpuhkan Andi Irawan (32), Pria bertato bersenjata api rakitan (Senpira), yang tercatat diketahui sebagai warga Desa Tanjung Lengkayap, Kecamatan Lengkiti, Kabupaten OKU, atas kasus pencurian dengan pemberatan (Curat), sesuai dengan pasal 363. Tersangka yang juga diketahui adalah buron dan residivis yang pernah tertangkap di Polres Muara Enim dengan tindak pidana Curanmor, yang melarikan diri dari Rutan Muara enim ini, ditemukan sudah tewas menjadi mayat disemak belukar dalam hutan Omiba, di Desa Wayheling wilayah hukum Polres OKU, setelah sebelumnya sempat terjadi baku tembak dengan anggota Resmob Polres OKU.

Hal tersebut disampaikan Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana Sulandari, didampingi Wakapolres Kompol Nurhadiansyah, S.Ik, Kasat Reskrim Polres OKU AKP Alex Andriyan S.Kom, saat di gelarnya jumpa pers (Press Release) di Kamar Jenazah RSUD Ibnu Sutowo Baturaja. Dalam kegiatan juga tampak dihadiri Bupati OKU Drs H Kuryana Azis, dan Direktur RSUD Ibnu Sutowo, Jum’at (03/08/18).

“Dimana sebelum terjadinya baku tembak terhadap petugas kita yang hendak menangkap tersangka. Berdasarkan laporan Polisi No: LP-B/74/IV/ 2018/SPKT RES OKU tanggal 13 April 2018. Yaitu pada hari jumat 13 April 2018 sekira jam 02:30 Wib, tersangka telah melakukan tindak pidana Curat, dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) disebuah ruko, toko Sumatera Mega Mart. Bertempat di perumahan RS Sriwijaya Kelurahan Sekar Jaya, Baturaja Timur. Dengan korbannya ibu rumah tangga (IRT) Inisial DS (40) ,”ungkap Kapolres.

Kapolres menjelaskan, bagaimana saat pelaku menjalankan aksinya dengan cara memasuki ruko milik korban melalui pintu belakang yang sedang tidak di kunci karena korban lupa. Setelah Pelaku berhasil masuk lalu naik ke atas lantai dua mengambil 1 unit hp merk vivo warna hitam type Y53 dari kamar anak pelapor yang sedang di cas. Selanjutnya melihat pintu ruangan keluarga terbuka kemudian pelaku mengambil 1 unit hp merk samsung galaxy warna gold tipe J 7 prime di bawah bantal tempat tidur.

Tidak puas sampai disitu, karena mungkin pada saat itu tersangka merasa aman. Kemudian tersangka pun mengambil beberapa barang lainya beserta sejumlah uang, seperti 1(satu) dombet warna merah berisikan uang sebesar Rp. 2 juta,1(satu) lembar STNK motor Scoopy warna hitam tahun 2010, 1(satu) lembar STNK motor merk Yamaha Mio warna merah.

Kapolres OKU didampingi Kasat Reskrim Polres OKU, saat berjabat tangan dengan Bupati OKU dan Direktur RSUD Ibnu Sutuwo Baturaja, usai digelarnya kegiatan press release.

“Setelah itu tersangka mengacak acak lemari pakaian korban, dan mengambil BPKB motor Yamaha Mio warna merah lalu kabur. Dan pada pagi hari nya terdapat pakaian berupa celana dalam juga bra wanita di belakang ruko korban. Tanpa disadari oleh tersangka pada saat menjalankan aksinya memasuki ruko sempat terekam cctv yang di pasang korban. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp.6 juta dan langsung melaporkan kejadian yang menimpanya ke Mapolsek Baturaja Timur ,”Jelas Kapolres.

Kapolres juga mengungkapkan kronologis penangkapan sebelum pelaku tewas, pada hari Selasa tanggal 31 Juli 2018 sekira jam 21:30 Wib. Dengan berdasarkan hasil lidik anggota Resmob diketahui bahwa tersangka sedang berada di Desa Way Heling. Selanjut nya Kasat Reskrim AKP Alex Andriyan melalui kanit pidum IPDA Karbianto beserta anggota buser langsung langsung menuju ketempat pelaku berada. Pada saat dilakukan penangkapan pelaku melakukan perlawanan dengan menembakan senpira jenis revolver miliknya sebannyak 2 (dua) kali ke arah petugas.

Lalu, melihat situasi tersebut, anggota Resmob tidak mau ambil resiko. Setelah melakukan tembakan peringatan tapi tidak di hiraukan oleh pelaku, sehingga terpaksa petugas memberi tindakan tegas terukur terhadap pelaku. Meski di duga telah mengalami luka tembak tersangka masih bisa melarikan diri ke arah hutan yang berada di belakang pondok tersangka. Kemudian petugas dengan dibantu masyarakat. (yos)

Recommended for you