Kriminal

Bak di Film Action, Kapolsek Buay Sandang Aji ini Stop 4 Komplotan Perampok

on

Harianpalembang.com, MUARADUA – Aksi perampokan di siang bolong berhasil digagalkan aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Buay Sandang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan. Penangkapn komplotan pelaku berlangsung dramatis bak di dalam film action, yang dipimpin langsung Kapolsek Buay Sandang Aji, Ipda Johan Sapri beserta anggota, tak lama berselang peristiwa tersebut tepat di depan markas Polsek Buay Sandang Aji, Jumat (10/6) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) OKU Selatan, AKBP Dra Ni Ketut Widayana Sulandari, melalui Kabag Ops Kompol Hasbullah Hamid SH, didampingi Kasat Reskrim, Iptu Ujang Abdul Aziz SE, Kapolsek Buay Sandang Aji, Ipda Johan Sapri, membenarkan peristiwa tersebut dan 4 pelaku perampokan berhasil diamankan serta 1 pelaku berhasil melarikan diri.

“Empat pelaku sudah kami amankan dan satu masih dalam pengejaran. Berikut diamankan uang tunai Rp 50 juta, dan senjata tajam yang digunakan para pelaku,” tegasnya.

Disebutkan, lima perampok sadis lintas kabupaten ini sukses merampok truk yang dikemudikan Kilun (30), warga Desa Tanjung Bulan, Kecamatan Pulau Beringin bersama kernetnya, Purwanto, Jumat (10/6) sekitar pukul 13.30 WIB. Mulanya mereka menghadang laju truk yang dikemudikan korban tepat setelah Desa Peninggiran menuju Tanjung Menang Ilir.

Saat itu, korban Kilun bersama kernet yang membawa barang dagangan manisan usai menjual kopi dari Lampung kontan ketakutan dan pasrah lantaran ditodong senjata tajam (sajam) oleh empat pelaku perampokan. Kilun pun menyerahkan uang yang dibawanya hasil penjualan kopi sebesar Rp 50 juta beserta 1 unit handphone (Hp).

Tangan kedua korban sempat diikat dan mulut disekap lakban agar tidak berteriak, sehingga para pelaku dengan leluasa bisa merampas barang dan uang yang dibawa korban. Usai menggondol uang korban, para pelaku yang mengendarai mobil minibus jenis Daihatsu Xenia nopol B 1426 XV langsung kabur ke arah Muaradua.

“Awalnya kami dapat telepon dari warga kalau di setelah Desa Penanggiran baru saja ada perampokan, dan mobil pelakunya dengan plat B barusaja kabur ke arah Muaradua makanya langsung kami hadang menggunakan kayu, ternyata benar ada empat pelaku dalam mobil jenis Xenia,” kata Ujang

Usai mendapat informasi telepon langsung, kalau di daerah Nambak, Desa Tanjung Menang Ilir telah terjadi perampokan oleh para pelaku terhadap korban sopir truk BE 9034 TH yang membawa barang manisan.

Ujang merinci, warga yang menelepon itu pun memberikan informasi jika pelaku baru saja kabur dari tempat kejadian dengan menggunakan kendaraan mobil Xenia plat B1426 XV menuju arah Kota Muaradua. Mendapat infromasi demikian pihaknya langsung melakukan penghadangan dengan kayu balok di jalan depan Mapolres. Benar saja, tak berapa lama mobil pelaku melintas dan terpaksa berhenti di depan Mapolres.

Penghadangkan berlangsung dramatis, Kapolsek Buay Sandang Aji, Ipda Johan Safri turun langsung bersama anggota meminta para pelaku untuk turun dan menyerahkan diri, kalau tidak mereka akan ditembak di tempat.

“Tanpa perlawanan keempat pelaku menyerahkan diri dan langsung diborgol oleh anggota, sementara salah satu di antara mereka berhasil melarikan diri,” beber Ujang.

Keempat pelaku yang saat ini diamankan masing-masing Sobirin (35), warga Tanjung Menang Ilir, Erwan (40) warga Desa Tanjung Kemalo, Martapura, Efri Juardi (26), warga Desa Negeri Ratu, Martapura dan Syahrul Arifin (32), waga Desa Kungkilan, Kecamatan Sosoh Buay Rayap.

Dari tangan para pelaku ini diamankan tiga buah pisau yang digunakan untuk mengancam korban beserta barang bukti uang hasil rampokan terhadap korban sebesar Rp50 juta serta 1 unit Hp dan lakban yang digunakan untuk mengikat dan membekap korban.

“Keempat pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolsek. Sementara ini belum bisa dikaitkan apakah ada hubungannya dengan sejumlah aksi perampokan yang selama ini terjadi di wilayah OKU Selatan, yang pasti kawanan ini pemain profesional dan terorganisir karena diketahui berasal dari desa berlainan,” tandas Ujang.

Korban Kilun menuturkan, awalnya mereka berangkat membawa kopi sejak Rabu (8/6) lalu berangkat dari Tanjung Bulan menuju Lampung. Usai menjual kopi milik bosnya, dia lalu pulang membawa uang hasil penjualan dan sempat mampir di Martapura untuk membeli barang.

“Di tengah perjalanan, tepat setelah Desa Penanggiran kami dihadang orang bersenjata tajam sebanyak empat orang, kami pasrah langsung diikat dan mulut dilakban, kernet aku (Purwanto) disayat jempol tangannya hingga luka, karena takut kami diam sambil perampok itu mengambil uang dan Hp aku,” tutur Kilun.

Namun tak lama kawanan itu pergi Kilun bisa melepasakan diri dari ikatan lakban dan bekapan di mulutnya, diapun keluar dari mobil dan berteriak meminta tolong. “Kebetulan ada warga melihat saya minta tolong teleponkan polisi, langsung warga itu menelepon polisi, kunci mobil sampai sekarang masih belum ditemukan,” tuturnya.

Salah satu pelaku Efri mengaku kalau mereka sudah membuntuti korban sejak korban pergi, bahkan pihaknya sempat membuntuti hingga ke Lampung. Hingga eksekusinya siang kemarin dengan mendahului mobil korban saat melintas di Desa Jagaraga dan menunggunya di Desa Tanjung Menang Ilir.

“Kami sempat memotong mobil korban di Jagaraga, setelah itu kami mendahului dan stop menunggu di tempat kejadian, disitulah kami beraksi saat mobil itu melintas,” ucap Efri yang mengaku diajak Sobirin dan pelaku yang berhasil kabur inisial Ar. ZON

mendapatkan informasi para pelaku usai menghadang truk yang baru pulang dari lampung, dan para pelaku menggunakan Xenia berwarna hitam memutar arah ke arah Kota Muaradua, setelah menyekap sopir dan karnet truk.

Jelas saja, mendapatkan informasi tersebut dipimpin Kapolsek Ipda Johan Sapri, dengan anggota bergerak, dengan menghadangkan kayu ditengah jalan, untuk memperhambat laju kendaraan.

Selang berapa menit mobil yang dikendarai pera pelaku perempokan melintas, dan mencoba menerobos kayu namun upaya tersebut tak berhasil dan saat itu juga dibawah pimpinan kapolsek para pelaku berhasil diamankan. (palpress)

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *