Banyuasin

Menyambut Idul Fitri 1437 H, Banyuasin gelar Operasi Ramadniya 2016

on

Banyuasin- Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian, SH bertindak selaku inspektur pada apel gelar pasukan Operasi Ramadniya 2016 yang di gelar di Mapolres Banyuasin, Kamis, 30 Juni 2016.

Operasi Ramadniya merupakan sandi operasi baru yang sebelumnya dikenal dengan nama Operasi Ketupat. Kapolres Banyuasin, AKBP. Prasetyo Rakhmat Purboyo, S.Ik., MH menjelaskan pergantian nama ini merupakan permintaan langsung dari Presiden Joko Widodo yang disampakan kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Badrodin Haiti. Kata Ramadniya sendiri berdasar dari bahasa sanksekerta yang berarti rahmat, bersatu dan suci.

“Perubahan nama ini diharapkan lebih meningkatkan kinerja para petugas yang berjaga” harap Kapolres Banyuasin.

Dalam sambutan Kepala Kepolisian Republik Indonesia yang dibacakan Bupati Banyuasin tercatat Kementerian Perhubungan memprediksi jumlah pemudik yang akan menggunakan angkutan umum pada tahun ini mencapai 17,6 juta orang.

Sedangkan jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan mobil pribadi diprediksi sebanyak 2,4 juta kendaraan dan sepeda motor sebanyak 5,6 juta kendaraan.

Puncak arus mudik pada 1437 H diperkirakan akan berlangsung pada H-4 dan puncak arus balik pada H+3.

Pada Operasi Ramadhaniya 2016  akan dibangun 3 posko mudik di kawasan jalan lintas timur Sumatera atau jalan raya Palembang-Betung. Ketiga posko itu akan terletak di wilayah Kec.Talang Kelapa atau Kel.Sukajadi, Kec.Sembawa dan Kec.Betung.Dan 1 posko di Pelabuhan penyebrangan Tanjung Api-api

Para petugas terdiri dari anggota Polres Banyuasin sebanyak 120 orang, personel Dishubkominfo 72 orang, anggota Satpol-PP 30 orang dan tim dari Dinas Kesehatan 50 orang. Juga personil dari Kodim 0401/Muba-Banyuasin. (HB)

Recommended for you

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *